BUPATI HUMBAHAS SAMPAIKAN NOTA PENGANTAR RANPERDA R.APBD 2017


 

Doloksanggul (…)

Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (T.A) 2018 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan (7/11) dengan jumlah belanja Rp. 951.020.272.488,-.

Selain belanja daerah Pemerintah juga menguraikan pendapatan daerah sebesari 874.090.682.824,- dan apabila dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar Rp. 959.094.075.688,- pendapatan ini turun 8,86%.

Di depan Paripurna DPRD, Dosmar Banjarnahor, SE menyampaikan  bahwa pendapatan daerah masih didominasi sumber dana perimbangan yang merupakan transfer dari Pemerintah Pusat. Karena itu, untuk memperkuat kapasitas fiskal dan ruang gerak pembangunan daerah, peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak daerah, retribusi dan lain-lain pendapatan yang sah, senantiasa ditingkatkan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan naik 45,67% dari Rp. 41.679.310.663,- menjadi Rp. 60.716.876.667,-.

Penurunan pendapatan Tahun 2018 dari tahun 2017 terjadi karna pengurangan pendapatan dana perimbangan dari sektor Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 47.982.619.876,- (8,39%) dan penurunan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp. 52.768.882.000,- (26,4%)

Sebelumnya disampaikan bahwa pada PPAS T.A. 2018 bahwa prioritas pembangunan daerah diarahkan kepada lima sasaran utama, pertama pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian, pariwisata, perdagangan serta UKM. Kedua, peningkatan pembangunan infrastruktur public, ketiga, pembangunan SDM, keempat, peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya serta kelima adalah pembangunan desa.

Dari seluruh proyeksi pendatapan, belanja maupun pembiayaan diharapkan dapat secara efektif menstimulasi  pertumbuhan ekonomi, peningkatan Produk Domestic Regional Bruto (PDRB), dan menurunkan angka pengangguran, ketimpangan dan kemiskinan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Pemerintah juga terus berusaha meningkatkan, menggali dan mengembangkan sumber-sumber PAD agar kapasitas fiscal darah semakin kuat untuk mencapai sasaran pembangunan.

Dari sisi belanja, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas dan produktifitas belanja, peningkatan kualitas belanja modal yang produktif dan efisiten. Kebijakan belanja juga diarahkan untuk meningkatkan efektifitas perlindungan sosial, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian serta pengurangan kesenjangan dan perbaikan pelayanan publik.

Pada penyampaian Nota Pengantar ini Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE juga menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018.

Pada Kebijakan Anggaran Pendapatan yang diambil pemerintah disampaikan sumber pendapatan daerah yang ada saat ini adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah.

Sidang Paripurna ini dipimpina oleh Ketua DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Manaek Hutasoit, Amd, Wakil Ketua DPRD, Jimmy Togu Purba, SE dan Wakil Ketua DPRD Marsono Simamora serta diikuti 17 Anggota DPRD lainnya.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua DPRD, Manaek Hutasoit, Amd menyampaikan dalam penyampaian Ranperda APBD T.A. 2018 oleh Bupati Humbang Hasunduan diharapkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan sasaran utama dari seluruh program dan kegiatan yagn akan dilaksanakan dalam kurun waktu tahun 2018.

Manaek juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu